BLC-Telkom Klaten-SMKN 1 Tambakboyo

Tuesday, November 1, 2016

SISTEM FILE GNU/LINUX

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9fbeW6i8pfUZQUzYV391pEKYyFCcWLFKSFcyTaDhqXtGL36drDu234Hv3LDawK4EvzAPrn3H6f8Jp7PHof8U5ImLWO8_GRDMmvAimfUNJT8qm6nec_XUlmz_IS-TiyXoYQr5_2_CE6YJV/s1600/gnu.gif
 
Pengertian
Di Linux dan Unix segala sesuatu adalah file. Direktori adalah file, file juga file, dan divais-divais juga merupakan file. Divais yang seringkali dirujuk sebagai inode; tetap saja, mereka dianggap sebagai file. Sistem file di Linux dan Unix diorganisasikan secara hirarki, seperti struktur pohon. Level tertinggin dari sistem file adalah direktori root atau (/). Semua file dan direktori yang lain berada dibawah direktori root. Sebagai contoh /home/ferry/example.txt menunjukkan path lengkap ke file example.txt yang berada di direktori ferry, yang juga berada dibawah direktori home, dan semuanya berada dibawah direktori root (/).
Penjelasan
Struktur debian GNU/Linux dan varian GNU/Linux lain berdasarkan pada sistem operasi UNIX. Keuntungan dari sistem direktori ini adalah anda dapat memposisikan sebuah partisi sebagai sebuah file pada sistem. Berikut ini struktur direktori/file debian GNU/Linux:
1. Root (/)
Ini merupakan direktori utama pada sistem operasi Linux, yang mana Root Directory ini membawahi direktori lainnya seperti /home,/etc, dan lain-lain. Kita ambil mudahnya saja, kalau di windows, direktori ini setara dengan C:. Namun anda jangan terlalu menyamainya, karena keduanya sangat berbeda. Di windows, partisi akan dibagi berdasarkan drive, C:, D:, E:, dan seterusnya, sedangkan di Linux, pembagian partisi berada di dalam directory Root.
2. /bin
Sesuai namanya, direktori /boot berisikan file-file yang dibutukan oleh sistem untuk melakukan booting. File-file seperti GRUB boot loader dan kernel Linux tersimpan di direktori ini.
3. /boot
Memuatkan Linux Kernel dan file lain yang diperlukan LILO dan GRUB boot manager.
4. /cdroom
Merupakan lokasi sementara untuk CD-ROM yang dimasukan ke dalam sistem. Namun, lokasi standar untuk media sementara berada di dalam direktori /media. Direktori ini sebenarnya bukanlah bagian dari FHS (Filesystem Hierarchy Standard), namun kamu tetap bisa menemukannya di Ubuntu.
5. /floppy
 Mounting point untuk floppy drive. Jika sistem memiliki 2 buah floppy drive maka akan dikenali sebagai /floppy2.

6. /dev
Pada sistem operasi Linux, setiap perangkat yang terhubung akan dianggap sebagai files, dan di direktori /dev inilah file-file khusus yang mempresentasikan perangkat tersebut disimpan. Biasanya sering ditampil direktori seperti /dev/sda1 yang mewakili Drive SATA pertama dalam sistem.

7. /etc
Pada direktori inilah banyak tersimpan file-file konfigurasi yang pada umumnya bisa kamu edit sendiri menggunakan text editor.

8. /home
Pada direktori ini berisi direktori untuk masing-masing user. Misal, nama user kamu adalah “ferry”, maka kamu memiliki direktori di /home/ferry. Di direktori tersebut umumnya berisi file data-data user dan file konfigurasi user tertentu. Setiap user hanya memiliki hak akses atas direktorinya masing-masing. Untuk bisa menggunakan direktori user lain, kamu harus login dahulu sebagai super user (Root).

9. /inittrd
File-file untuk RAM Disk GNU/Linux.

10. /lib
Berisi file-file penting yang dibutuhkan oleh file binari dalam direktori /bin dan /sbin. Sedangkan kumpulan file pnenting yang dibutuhkan oleh binari dalam folder /usr/bin terletak pada /usr/lib.

11. /mnt
Direktori /mnt merupakan tempat untuk kamu nge-mount filesystem untuk menggunakannya sementara. Saya sering memanfaatkannya ketika melakukan sharing file yang mengharuskan saya nge-mount terlebih dahulu filesystem dari windows. Biasanya saya memberi nama /mnt/windows. Namun untuk nge-mount filesystem tidak harus di direktori tersebut melainkan bisa dimana saja.

12. /proc
Direktori ini hampir mirip dengan direktory /dev karena tidak berisi file-file standar, melainkan berisi file-file khusus yang mempresentasikan siste dan proses informasi.

13. /root
Direktori ini merupakan Home-nya user Root. Bukan terletak di /home/root, melainkan folder tersendiri, yaitu di /root. Ingat ya, ini berbeda dengan /, yang merupakan sistem directori utama.

14.  /sbin
File-file executable yang dibutuhkan untuk boot sistem serta program-program maintenance seperti lilo, ifconfig, mkfs, dll dan hanya dapat dieksekusi oleh user root.

15. /usr
Merupakan direktori tempat aplikasi disimpan oleh GNU/linux, saat anda menginstal sebuah program di debian GNU/linux maka akan secara otomatis disimpan di direktori tersebut.

16. /var
File data yang berisi tentang perubahan-perubahan yang dilakukan seperti cache, spool, log file, dan file mailbox user.

17. /tmp
Tempat untuk menyimpan sementara file-file Linux. Biasanya file yang disimpan dalam directory ini akan terhapus setiap kalu me-restart komputer.

18. /srv
Direktori yang dimaksudkan sebagai tempat data dari sebuah layanan yang diberikan oleh sistem. Misal, jika kamu menggunakan server Apache untuk service web, kamu bisa menyimpan file-file website tersebut di sebuah direktori di dalam /srv.

19. /run
File yang berisi tentang system yang valid sampai system melakukan boot selanjutnya.

20. /usr/bin
Berisi file-file biner/program yang dapat digunakan oleh seluruh user.

21. /usr/doc
Berisi dokumentasi yang dapat diakses oleh seluruh user.

22. /usr/lib
Berisi file biner untuk bahasa pemrograman yang dapat diakses oleh seluruh user.

23. /usr/local
Berisi program yang ditulis oleh user pada komputer lokal.

24. /usr/src
Berisi source code untuk sistem operasi GNU/Linux seperti kernel Linux, dll.

Referensi
Buku Bab 4 Sistem File GNU/Linux
http://www.pintarkomputer.com
Share:

0 comments:

Post a Comment

Scroll To Top