BLC-Telkom Klaten-SMKN 1 Tambakboyo

Showing posts with label mikrotik. Show all posts
Showing posts with label mikrotik. Show all posts

Wednesday, December 28, 2016

Konfigurasi VPN PPTP

A. Ringkasan Materi
Virtual Private Network (VPN)
VPN dalah sebuah jaringan komputer dimana koneksi antar perangkatnya (node) memanfaatkan jaringan public sehingga yang diperlukan hanyalah koneksi internet di masing-masing site.
Ketika mengimplementasikan VPN, interkoneksi antar node akan memiliki jalur virtual khusus di atas jaringan public yang sifatnya independen. Metode ini biasanya digunakan untuk membuat komunikasi yang bersifat secure, seperti system ticketing online dengan database server terpusat.
Point to Point Tunnel Protocol (PPTP)
Salah satu service yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan VPN adalah Point to Point Tunnel Protocol (PPTP). Sebuah koneksi PPTP terdiri dari Server dan Client.
Mikrotik RouterOS bisa difungsikan baik sebagai server maupun client atau bahkan diaktifkan keduanya bersama dalam satu mesin yang sama. Feature ini sudah termasuk dalam package PPP sehingga anda perlu cek di menu system package apakah paket tersebut sudah ada di router atau belum. Fungsi PPTP Client juga sudah ada di hampir semua OS, sehingga kita bisa menggunakan Laptop/PC sebagai PPTP Client.
Biasanya PPTP ini digunakan untuk jaringan yang sudah melewati multihop router (Routed Network). Jika anda ingin menggunakan PPTP pastikan di Router anda tidak ada rule yang melakukan blocking terhadap protocol TCP 1723 dan IP Protocol 47/GRE karena service PPTP menggunakan protocol tersebut.

B. Latar Belakang 
VPN ini salah satu metode yang diterapkan untuk suatu office yang mempunyai cabang dan mempunyai visi, misi dan tujuan yang sama, namun dengan vpn ini terdapat kelemahan jika salah satu koneksi putus maka semua juga akan putus.

C. Tujuan
Konfigurasi ini bertujuan agar antara office pusat dan office cabang bisa saling berbagi data,

D. Langkah-langkah
Topologi
Pada artikel ini akan dicontohkan apabila kita akan menghubungkan jaringan dengan menerapkan VPN dengan PPTP. Untuk topologi nya bisa dilihat pada gambar di bawah.
Router Office A dan Router Office B terhubung ke internet via ether 1 dan PC pada masing-masing jaringan lokal terhubung ke Ether 2. Remote client juga sudah terhubung ke internet.
Kita akan melakukan konfigurasi agar Router A dan jaringan LAN A bisa diakses dari Router B dan jaringan LAN B serta Remote Client. Langkah-langkah setting PPTP dengan Winbox sebagai berikut:

Konfigurasi PPTP Server
Berdasar topologi di atas, yang menjadi pusat dari link PPTP (konsentrator) adalah Router Office A , maka kita harus melakukan setting PPTP Server pada router tersebut.
Enable PPTP Server
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan PPTP server. Masuk pada menu PPP->Interface->PPTP Server . Gunakan profile "Default-encryption" agar jalur VPN terenkripsi.

 

Secret
Pada tahap ini, kita bisa menentukan username dan password untuk proses autentikasi Client yang akan terkoneksi ke PPTP server. Penggunaan huruf besar dan kecil akan berpengaruh.

-Local Address adalah alamat IP yang akan terpasang pada router itu sendiri (Router A / PPTP Server) setelah link PPTP terbentuk
-Remote Address adalah alamat IP yang akan diberikan ke Client setelah link PPTP terbentuk.

Contoh konfigurasi sebagai berikut. Arahkan agar menggunakan profile "Default-Encryption"

 

Sampai disini, konfigurasi Router A (PPTP Server) sudah selesai, sekarang kita lakukan konfigurasi di sisi client.

Client Router Office B
Langkah-langkah untuk melakukan konfigurasi Client PPTP pada Router Mikrotik adalah sebagai berikut :

Tambahkan interface baru PPTP Client, lakukan dial ke IP Public Router A (PPTP server) dan masukkan username dan password sesuai pengaturan secret PPTP Server.

 

Catatan : IP 10.10.10.100 adalah permisalan ip public dari server, Untuk implementasi sebenarnya sesuaikan dengan ip public yang Anda miliki. 

Setelah koneksi PPTP terbentuk, akan muncul IP Address baru di kedua Router dengan flag “D” yang menempel di interface pptp sesuai dengan pengaturan Secret pada PPTP server

Static Route
Sampai disini koneksi VPN antar router sudah terbentuk, akan tetapi antar jaringan lokal belum bisa saling berkomunikasi. Agar antar jaringan local bisa saling berkomunikasi, kita perlu menambahkan routing static dengan konfigurasi

- dst-address : jaringan local Router lawan
- gateway : IP PPTP Tunnel pada kedua router.

Penambahan static route di Router A


Penambahan static route di router B
Mobile Client 
Client PPTP tidak harus menggunakan Router. Seperti pada topologi jaringan di atas, ada sebuah Remote Client (Laptop) yang akan melakukan koneksi VPN ke Router A.
Maka kita perlu membuat Secret baru pada PPTP server untuk autentikasi remote client tersebut.

Secret
username = client2 ; password = 1234 ; Local Address = 10.20.20.1 ; Remote Address = 10.20.20.7


Kemudian kita perlu melakukan konfigurasi PPTP Client pada Laptop. Langkah-langkahnya akan berbeda pada tiap OS.


Pada linux mint 17, buka pada network connection add lalu pilih connection type pptp, dan isikan gateway sekaligus username dan password nya,




Akan ada proses autentikasi, tunggu sampai selesai.

Jika sudah selesai, di laptop akan muncul interface baru dengan nama VPN Office A dan terpasang IP address yang mengambil dari ip-pool Remote Address sesuai dengan pengaturan profile dan Secret pada PPTP Server.

Sampai disini koneksi VPN dari Laptop ke Router A sudah terbentuk.  Laptop sudah bisa akses ke Router A dan Jaringan LAN A. 

Untuk melakukan remote ke Router A tinggal anda masukkan IP addres Router yang terpasang setelah link VPN terbentuk, yaitu IP address 10.20.20.1.

Tips :
  • Jalur VPN akan stabil dan lebih mudah dalam konfigurasi apabila sisi server memiliki jalur internet dedicated dan memiliki IP Publik static.
  • Transfer file antar site akan mengikuti bandwidth terkecil dari kedua site, jadi pastikan bandwidth upload dan download di kedua sisi site mencukupi
  • Untuk perangkat client yang menggunakan OS Windows 7, by default hanya bisa terkoneksi apabila disisi server mengaktifkan encryption 
G. Hasil dan simpulan
Konfigurasi berhasil dengan baik, untuk hal yang perlu diperhatikan adalah harus teliti dalam pengisian ip, dan asal koneksi nya,

H. Referensi
Mikrotik.co.id
Share:

Konfigurasi Routing Static Via Wirelles


Pengertian

routing statis adalah bentuk routing yang terjadi ketika router menggunakan routing yang manual-dikonfigurasi, bukan informasi dari lalu lintas routing dinamis. Dalam banyak kasus, rute statis secara manual dikonfigurasi oleh administrator jaringan dengan menambahkan entri ke tabel routing, meskipun ini mungkin tidak selalu menjadi kasus. Tidak seperti routing dinamis, rute statis tetap dan tidak berubah jika jaringan berubah atau ulang. routing statis dan routing dinamis tidak saling eksklusif. Kedua routing dinamis dan routing statis biasanya digunakan pada router untuk memaksimalkan efisiensi routing yang dan untuk memberikan backup dalam hal informasi routing dinamis gagal untuk ditukar. routing statis juga dapat digunakan dalam jaringan stub, atau untuk menyediakan gateway of the last resort.

Latar Belakang

Saya memilih routing  statik  dalam  sebuah  jaringan  lokal  yang kecil ini  karena bukanlah suatu masalah jika  hanya memasukkan beberapa  entri  yang  perlu  diisikan  pada  forwarding table di setiap router dan sebagai bahan praktek pembelajaran.

Tujuan

Routing static lebih mudah dioperasikan pada jaringan lokal yang kecil karena kita hanya memasukkan beberapa entri yang perlu diisikan pada forwarding tabel disetiap router dan ini juga sebagai bahan praktek pembelajaran.

Alat Dan Bahan

  • 2 buah MikroTik
  • 4 kabel straight
  • 2 PC / Laptop sebagai client
  • Winbox
Jangka Waktu Pelaksanaan
Waktu yang  saya butuhkan kurang lebih 45 sampai 60 menit. 

Tahap Pelaksanaan

Router A
1. Masuk Applikasi Winbox,Kemudian Ganti Nama Mikrotik 
2. Kemudian Berikan IPaddress Ke Ethernet 2 dan Wlan1


3. Kemudian Masuk Ke menu Wirelles Untuk Mengatur wirelles
 4. Kemudian Masuk Ke Menu IP => Routes untuk memberikan jalan antara Router A dan B saling terhubung.

 Jika kita sudah mengatur Router A,Langkah selanjutnya kita mengatur Router B
Router B
1. Sama seperti awal tadi,yang pertama kita masuk ke applikasi Winbox
2. Masuk menu interface untuk Memberi Tanda pada setiap interface yang aktiv dan mengaktifkan wlan1. Jika sudah berikan IP di setiap interface dengan masuk menu IP=>Address

3. Kemudian masuk ke menu wirelles kemudian lakukan proses scan,kemudian cari hotspot yang telah kita buat tadi,contohnya Tes Routing
Kemudian klik pada hotspot Tes Routing kemudian pilih connect agar terhubung.
4. Kemudian Jika sudah terhubung maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
5. Kemudain masuk ke menu IP=>Routes untuk memberikan jalan antara Router A dan B agar dapat saling tehubung.

6. Jika terhubung maka hasilnya reachable wlan1 artinya terhubung ke wlan1 karena kita menggunakan routing static via wirelless bukan via kabel UTP.
7. Kemudian lakukan ping antara Router A dan B, Jika sudah terhubung maka Hasilnya TTL seperti gambar dibawah ini.





HASIL DAN KESIMPULAN
Routing static pada Mikrotik telah berhasil. Dan satu hal yang harus anda ingat, dalam proses melakukan Routing ini anda harus memliki ketelitian dan pemahaman yang cukup walaupun ini merupakan dasar dari proses routing.
REFERENSI
Share:

Thursday, December 22, 2016

Monitoring Trafik Di Mikrotik RB-941 Hap-lite


A. Ringkasan Materi
Mikrotik mempunyai fitur yang secara default sudah terdapat di dalamnya, monitoring trafiic di mikrotik tersebut akan mengetahui sistem traffic yang berjalan dan terkoneksi sesuai yang kita monitoring,

B. LatarBelakang
Instalasi ini timbul karena rasa ingin tahu saya apakah di dalam mkrotik itu sendiri terdapat sistem monitoring traffic atau tidak,

C. Tujuan
Dengan menggunakan sistem monitoring trafic ini kita bisa memantau kinerja mikrotik kita, dengan cara yang sangat simple, dan mengetahui kesehatan mikrotik,

D. Jangka waktu
Proses ini membutuhkan waktu 3 menit, lebih cepat dari pada membuat laporan blog nya,

E. Langkah-langkah
1. Masuk pada mikrotik nya, jika menggunakan koneksi hotspot dari mikrotik bisa langsung di konfigurasi, kemudian klik menu tools > graphing


2. Kemudian pada tab interface tambah kan rule dengan interface yang ingin di monitoring misal disini ether 2 dan wlan 1,


3. Pada resource rules nya allow address nya pilih defaultnya saja 0.0.0.0/0

4. Pada interface graphs akan muncul interface nya yang kita kofigurasi tadi,

5. Pada resource graph akan muncul type device yang akan di monitoring,


6. Setelah itu, bisa dilihat pada web browser misalnya 192.168.10.1/graphs/

7. Maka inilah tampilan sistem monitoringnya,

F. Hasil dan simpulan
Pada kali ini dan pada saat sukses dalam konfigurasi, maka kita bisa memantu kinerja mikrotik kita dan dapat mengetahui mikrotik kita pada posisi aman atau sudah keberatan dalam kinerjanya.

Refrensi: 
http://nafisahwarda.blogspot.co.id/2016/11/monitoring-trafik-networking-in.html

Share:

Saturday, December 17, 2016

Konfigurasi Wireless Repeater Di Mikrotik


A. Ringkasan Materi
Wireless mikrotik merupakan fitur baru yang terdapat pada mikrotik, dimana ini merupakan salah satu fitur yang dapat di gunakan untuk meneruskan sinyal yang berasal dari sumber koneksi,

Beberapa pengembangan terus dilakukan oleh MikroTik untuk memberikan performa perangkat yang baik. Salah satunya dengan me-release versi RouterOS terbaru yaitu 6.35, MikroTik menambahkan sebuah paket baru yaitu Wireless-Rep. Dengan penambahan paket ini maka terdapat sebuah fitur baru pada wireless router MikroTik. Apabila kita sering mendengar istilah wireless roaming di MikroTik, biasanya banyak yang berasumsi menggunakan fitur WDS. Nah, selain menggunakan WDS untuk saat ini kita bisa memanfaatkan fitur baru tersebut yaitu Wireless Repeater.

B. Latar Belakang 
Semakin berkembangya teknologi informasi kita dapat menggunkan salah satu fitur dari mikrotik yang terbaru ini untuk meneruskan sinyal meskipun jarak antara pc dengan sumber sedikit jauh, maka kita bisa membuat wireless repeater ini dan bahkan bisa untuk memancarkan wireless untuk diteruskan lagi,

C. Tujuan
Agar dapat digunakan untuk memancarkan wireless baru tanpa harus berdekatan dengan sumber nya, dan menguatkan sinyal untuk diteruskan kembali

D. Alat dan bahan
- Sumber internet
- 2buah mikrotik ( disini menggunakan router 951 dan hap lite)
- 2 kabel straight
- packages wireless repeater support masing2 router

E. Langkah-langkah
1. Pertama kita akan melakukan upgrade versi routerOS terlebih dahulu ke versi 6.36.4 serta menambahkan paket wireless-rep. Untuk uji coba kali ini kita menggunakan 2 router berbeda versi ,

Konfigurasi untuk  kedua mikrotik sama:
Jika versi mikrotik anda belum versi 6.35 atau 6.36 maka silahkan upgrade mikrotik nya, silahkan download file routerOS dan all packages disini. 
Selanjutnya masuk ke mikrotik anda dan buka menu file lalu silahkan drag and drop saja file routerOS yang sudah anda download tadi ke mikrotik.
Pastikan ruang penyimpanan mikrotik anda cukup.Setelah selesai loading lalu silahkan Reboot mikrotik nya,
2. Kemudian konfigurasi mikrotik, aktifkan wlan nya,

3. Kemudian kita akan konfigurasi di sisi AP (Access Point) sumbet terlebih dahulu. Seperti biasanya kita setting parameter-parameter utama yang di perlukan untuk membuat AP. Seperti Mode, Band, Frequency, SSID, dll.
 
4. Pada mikrotik yang dijadikan penerima nya masuk ke menu Wireless dan setting dengan mode "station bridge" dan settingan lainnya mengikuti settingan pada interface induk,pada ssid untuk mendapat kan dari sumber silahkan scan dan cari koneksi sumbernya lalu connect kan,
 

5. Kemudian tambahkan sebuah interface wlan-virtual (VAP). Caranya pilih pada menu Wireless -> klik Add [+] -> Virtual

6. kita akan buat interface bridge dan memasukkan kedua interface wlan diatas kedalam Bridge Port. Untuk membuat bridge kita masuk ke menu Bridge -> Tab Bridge -> klik Add [+].

7. Selanjutnya, masuk ke menu bridge, kemudian port dan masukkan wlan 1 dan wlan 2 yang telah di buat pada bridging tadi,


8. Setelah itu silahkan cek koneksi Wireless-Repeater kita apakah sudah muncul.Jika belum periksa kembali settingan anda dengan teliti, kemudian setting hotspot seperti biasa, tambahkan ip untu bridging nya,

 
 





9. Coba ping google, apakah sudah mendapatkan ip dan bisa koneksi ke internet,


10. Silahkan coba koneksikan hotspot yang dibuat pada wlan 2 tadi, jika connect maka berhasil,
 


F. HASIL DAN KESIMPULAN
Ketika saya mencoba pada jarak sekitar 10-15 m dari mikrotik induk yang sinyal wifi-ny buruk.Namun dengan menggunakan wireless repeater maka sinyalnya pun menjadi full.Perhatian untuk teman-teman yang ingin mencoba fitur ini karena mikrotik tidak bisa mengakses browser maka Mac address dari mikrotik yang kita gunakan untuk wireless repeater harus dibinding dari mikrotik induk agar mendapat koneksi internet secara langsung.















G.Referensi
http://www.mikrotik.com/download
http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=184
http://192.168.169.2/data/eBook%20TKJ/23.%20Upload%20LKS%202015%20IT%20Network%20System%20Administration.pdf
Share:
Scroll To Top